Selasa, 21 Maret 2017

Perulangan
Perulangan yaitu sebuah pernyataa logika yang berfungsi untuk mengulang suatu pernyataan dan tentunya digunakan untuk mengulang blok blok kode sehingga suatu kondisi terpenuhi. kondisi tersebut berupa nila bisa angka, huruf atau true dan false.

Penulisan kode untuk logika perulangan ini ada tiga cara. yaitu

1. For
For merupakan salah sebuah kode yang digunakan untuk operasi perulangan. Dalam penulisan logika ini terdapat satu variabel yang mana sudah diberi nilai atau sudah ditentukan jumlah perulangannya. misal 5 kali mengulang program. Adapun struktur penulisannya yaitu :

Artikel sebelumnya : Contoh program C++ sederhana

for (int i=1; i<=10; i++){
//pernyataan
}

for () adalah pernyataan yang menandakan bahwa kode tersebut merupakan sebuah perulangan. int i=1; adalah sebuah deklerasi variabel bernama i, dan i bernilai 1,  kemudian i dimulai pada nilai 1. i<=10; artinya perulangan akan berakhir apabila nilai i sama dengan atau kurang dari 1. sedangkan untuk i++ adalah pertambahan nilai i setiap perulangan misal i = 1, maka akan ditambah 1 = 2, ketika i =2 ditambah lagi dengan 1 hingga kondisi terpenuhi yaitu i<1=0.  namun jika kamu ingin mengubah nila pertambahannya menjadi dua cukup dengan menulisnya menjadi i+2.

2. Perulangan While

perulangan while digunakan untuk mengeksekusi kode program yang mana meiliki kondisi benar. jika kondisi salah maka kode program tidak akan dijalankan. kode perulangan ini dapat digunakan untuk kondisi looping atau perulangan yang tidak akan berhenti.

misal
void main(){
int jumlah =1 ;
while (jumlah <=10){
cout<<"nolproject\n";
jumlah+=1;
}
}

3. Perulangan Do While

Cara kerja perulangan Do While adalah dengan memerikas pernyataan while apakah benar atau salah jika benar maka akan menjalankan kode yang berada pada kode do. agar lebih mudah untuk memahaminya cakup dengan mengartikan kata tersebut, While = ketika dan Do = lakukan.  maksudnya ketika(while) pernyataan benar maka lakukan(do) kode proram.

main() {
int number = 44;
int tebak;

cout<<"coba tebak angka 1 sampai 100\n";
do {
cout<<"Masukkan Angka : "; cin>>tebak;
}
while(tebak !=number);
}

Sumber : https://nolproject.blogspot.com/2015/10/contoh-program-dan-penjelasan.html

Konstanta

Variabel dan konstanta itu hampir sama pada intinya. Namun konstanta sendiri berarti suatu data yang nilainya tetap. Jadi konstanta juga seperti variabel namun nilainya tidak dapat berubah-ubah.
Konstanta adalah jenis indentifier yang bersifat tetap atau tidak bisa diubah lagi ketika sudah di deklarasikan. Identifier sendiri adalah pengenal yang sobat deklarasikan supaya kompiler megetahuinya.
Biasanya konstanta dideklarasikan ketika nilai itu memang sudah baku atau tetap, seperti kecepatan cahaya atau phi dalam pencarian lingkaran. Konstanta itu dideklarasikan secara global, sehingga kita bisa menggunakan atau memanggil konstanta itu kapan aja.

Contoh :
1. Menggunakan keyword const Contoh : const float PHI = 3.14;

2. Menggunakan #define Contoh : #define PHI 3.14

Operator
Operator ini digunakan untuk operasi aritmatika.Operand( besaran yang dioperasikan) dapat berupa variabel, konstanta, atau sebuah nilai.Operand yang dioperasikan dengan operator ini bisa berupa numerik, integer, atau real.
1. Operator Atitmatika
Operator ini digunakan untuk operasi aritmatika.Operand( besaran yang dioperasikan) dapat berupa variabel, konstanta, atau sebuah nilai.Operand yang dioperasikan dengan operator ini bisa berupa numerik, integer, atau real.
Tabel skala prioritas pengerjaannya:
Prioritas
Oprator
Operand
Tipe Operand
Tipe Hasil
1
^
Pangkat
Real, Real Integer, Integer Real, Integer
Real
Integer
Real
2
+
Penjumlahan
Rel, Real Integer, Integer Real, Integer
Real
Integer
Real
Pengurangan
Real, Real Integer, Integer Real, Integer
Real
Integer
Real
3
*
Perkalian
Real, Real Integer,Integer, Integer
Real
Integer
Real
/
Pembagian Real
Real, Real Integer, Integer real, integer
Real
Real
Real
DIV
Pembagian Bulat
Integer, Integer
Integer
MOD (Modulus)
Sisa Pembagian
Integer, Integer
Integer
4
ß
Pemuatan Nilai
Integer, Real
Integer
Real
  2. Operator Relasi
Operator Relasi digunakan untuk membandingkan hubungan antara dua buah operand dan akan didapatkan hasil tipe boolean, yaitu TRUE atau FALSE.Operator relasi antara lain:
Data: A = 5
B = 8
C = 5 
Operator
Arti
Contoh
=
Sama dengan
A=B
>
Lebih dari
A>B
<
Kurang dari
A<B
> =
Lebih dari atau sama dengan
A>=C
< =
Kurang dari atau sama dengan
A<=B
< >
Tidak sama dengan
A < >C
3.Operator Logika
Operator Logika digunakan untuk menghubungkan 2 buah nilai yang melibatkan 1 buah operator logika antara lain: NOT, AND, dan OR.Operator ini akan menghasilkan nilai TRUE atau FALSE.
Tabel Skala Prioritas
Prioritas
Operator
Arti
1
NOT
Komplemen Logika
2
AND
Perbandingan secara DAN
3
OR
Perbandingan secara ATAU
Tabel Kebenaran Operasi NOT
X
NOT (X)
False
False
True
True
Tabel Kebenaran Oprasi AND
X
Y
X and Y
False
False
False
False
True
False
True
False
False
True
True
True
Tabel Kebenaran Operasi OR
X
Y
X or Y
False
False
False
False
True
True
True
False
True
True
True
True

Sumber : http://www.gatewan.com/2014/07/pengertian-tipedata-variabel-dan-konstanta.html
Tipe Data
Tipe data adalah sebuah cara yang digunakan untuk menentukan jenis suatu data tersebut, kata lain dari hal ini ialah "deklarasi variabel". Dalam bahasa pemrograman mempunyai banyak jenis-jenis tipe data yang bisa digunakan. Namun setiap bahasa pemrograman mempunyai tipe data yang mungkin tidak ada di bahasa pemrograman lain. Namun secara umum, dalam bahasa pemrograman apapun mengenal 5 tipe data ini, yaitu integer, float, char, string, dan boolean. Masing masing tipe data ini mempunyai kegunaan masing-masing. Berikut adalah penjelasan dari keempat tipe data.
  • Integer, tipe data integer ini digunakan untuk mendeklarasikan data/variable sebagai bilangan bulat. Misalkan nilai 10, 7,29,100, adn 22. Penggunaan tipe data integer biasanya digunakan untuk data yang akan dilakukan pengoprasian penjumlahan, pengurangan, pembagian, atau perkalian.
  • Float, seperti halnya integer, tipe data ini digunakan untuk data angka, namun untuk angka/nilai yang berupa pecahan. Jadi apabila ingin mendapatkan hasil yang terbaik pada suatu proses pengoprasian angka, maka kita bisa menggunakan tipe data float. Contohnya nilai 1.5, 3.5, 3.14, dan lain bilangan pecahan lainnya.
  • Char, char adalah tipe data yang digunakan untuk deklarasi variable berupa karakter. Karakter tersebut bisa berupa simbol, alfabet, atau angka.
  • String, khusus untuk string, tipe data yang digunakan untuk mendeklarasikan data yang berisi kalimat atau kata.
  • Boolean, tipe data ini sangat berbeda dengan yang lainnya. Karena tipe data boolean ini hanya digunakan untuk data yang mempunyai 2 nilai saja, yaitu true atau false.
    Contoh Program C++ dengan tipe data int
    #include <iostream>
    using namespace std;

    int main(){
         // Deklarasi variabel angka & hasil dengan tipe data int
         int angka, hasil;

         cout<<"Masukan angka = ";cin>>angka;
         hasil = angka * 5;
         cout<<"hasil dari "<<angka<<" X 5 adalah "<<hasil;

         return 0;
    }
    Contoh Program C++ dengan tipe data float
    #include <iostream>
    using namespace std;

    int main(){
         float jarijari, luas;

         const float p = 3.14;

         cout<<"Masukan Jari-Jari Lingkaran = ";cin>>jarijari;
         luas = p * (jarijari*jarijari);
         cout<<"Luas Lingkaran = 3,14 X "<<jarijari<<" X "<<jarijari<<" = "<<luas;

         return 0;
    }
    Contoh Program C++ dengan tipe data char
    #include <iostream>
    using namespace std;

    int main(){
         // Deklarasi variabel IndeksNilai
         // Dengan tipe data char
         // dan mengisinya dengan nilai 'A'
         char IndeksNilai = 'A';

         cout<<"Indek Nilai = "<<IndeksNilai;

         return 0;
    }
     Contoh Program C++ dengan tipe data string
    #include <iostream>
    using namespace std;

    int main(){
         // Deklarasi variabel IndeksNilai
         // Dengan tipe array dari char / string
         // dan mengisinya dengan nilai "Baik"
         char IndeksNilai[10] = "Baik";

         cout<<"Indek Nilai = "<<IndeksNilai;

         return 0;
    }
    Contoh Program C++ dengan tipe data bool
    #include <iostream>
    using namespace std;

    int main(){
         // Mendeklarasikan variabel benar
         // Variabel benar menggunakan tipe data bool
         bool benar;

         // Meminta input dari user
         int a, b;

         cout<<"Masukkan nilai a : ";cin>>a;
         cout<<"Masukkan nilai b : ";cin>>b;

         // Melakukan assigment terhadap variabel benar
         benar = a > b;

         if(benar == true){ // Dapat ditulis: if(benar){
              cout<<"\na lebih besar dari b";
         } else{
              cout<<"\na lebih kecil / sama dengan b";
         }

         return 0;
    }

    VARIABEL

    Variabel adalah suatu wadah yang digunakan untuk menampung nilai atau informasi. Nilai variabel dapat berubah-ubah ketika program dijalankan, dengan kata lain variabel adalah suatu memori dengan identitas tertentu untuk menampung nilai atau informasi baik yang tetap maupun yang berubah – ubah.

    Mendeklarasikan Variabel
    Prosedur penerapan variabel dalam program utama haruslah dideklarasikan terlebih dahulu, pengertian deklarasi dalam pemrograman c++ adalah melakukan inisialisasi variabel dengan nama dan tipe data yang digunakan, sehingga nantinya dapat dikenali oleh program. Contoh sebagai berikut :
    int jumlah = 10;
    int a;
     
     
    Sumber : http://www.gatewan.com/2014/07/pengertian-tipedata-variabel-dan-konstanta.html 
    
    
     

Senin, 20 Maret 2017

Konsep Dasar Pemrograman C++

Bahasa C++ memiliki sifat-sifat seperti inheritance dan overloading. Bahasa C++ menggunakan konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming).
Struktur Dasar Bahasa C++

# include
Void main()
{
      Instruksi-instruksi    /* Berisi perintah program */
}
Penjelasan :
  1. # include : Fungsinya untuk mengaktifkan library atau pustaka bahasa c++ yang berisi daftar perintah-perintah bahasa C++ yang akan digunakan dalam program. Misalnya pustaka dengan nama conio.h harus diaktifkan jika kita menggunakan perintah clrscr() yang berfungsi menghapus layar. Jika tidak conio.h disebutkan pada #include, maka perintah clrscr() tidak dapat dikenali sebagai perintah yang benar.
  2. Void main()   : adalah nama fungsi utama dalam bahasa C++,. Setiap program dapat berisi beberapa fungsi tetapi fungsi dengan nama main() selalu ada. Fungsi main() didahui oleh kata kunci void artinya fungsi main() tidak mengembalikan sebuah nilai balik..
  3. Tanda  { Menandakan awal program dan tanda  } Menandakan akhir program.
  4. Instruksi : Berisi perintah-perintah yang akan dilakukan program.

    Contoh program
    :

    #include
    #include

     void main()
     {  clrscr();  //hapus layar
      
        printf("  Hallo nama saya intan \n");
        printf("  Asal Magetan ");
        getch();
    }
     
    https://spatabang.blogspot.co.id/2015/06/konsep-dasar-pemrograman-c.html

Minggu, 19 Maret 2017

   PERCABANGAN
   A.    Definisi Percabangan
Dalam C++ percabangan digunakan untuk memecahkan persoalan dan mengambil                keputusan dari beberapa pernyataan. Percabangan if-else akan menangani salah satu dari dua ekspresi / grup ekspresi sesuai nilai kondisi yang dihasilkan.
Dalam menuliskan syarat digunakan suatu operator relasi yang digunakan untuk membandingkan 2 buah nilai :




PERCABANGAN PADA C++

contoh: 
#include <iostream.h>
main()
{

int angka;
cout<<"Menu Makanan"<<endl;
cout<<"1. Nasi Telur"<<endl;
cout<<"2. Nasi Goreng"<<endl;
cout<<"Masukkan Pilihan Anda : ";
cin>>angka;

if (angka==1)
{
cout<<"Anda memesan nasi telur";
}
if(angka==2)

cout<<"Anda memesan nasi goreng";
}
else
{
cout<<"Pilihan yang anda masukkan salah";
}
getch();
}

Kata else menyatakan jika pilihan kita tidakn sesuai dengan pilihan yang tersedia maka pernyataan else ini menyatakan bahwa pilihan kita salah.
  
 Sumber : https://aboutcprogramming.wordpress.com/2015/11/09/bahasa_pemrograman_c_percabangan-pada-c/